“Macbeth” By Shakespeare- Drama Review

MACBETH

Written by: William Shakespeare

Publisher: London:Harper Collins Publisher Ltd, 2010

Language: English

260 pages

ISBN-13: 978-0-00-735098-8

One more tragedy. One more drama. Yes. “Macbeth” adalah sebuah drama tragedi yang ditulis Shakespeare dan pertama kali dipentaskan di Inggris tahun 1606. Terdiri dari 5 Acts, dengan mengambil setting tempat Scotland dan England.

Tokoh-tokoh yang berperan dalam drama ini antara lain, Macbeth, Lady Macbeth, Duncan (king of scotland), Three Witches, Banquo, Madcuff, Malcolm, Lennox, Ross, and many more (masih banyak tokoh-tokoh pendukung lainnya yang bakal kepanjangan kalo saya tulis satu-satu di sini).

Nah, kisah ini dimulai dengan penampakan tiga nenek lampir (three witches), yang misterius dan terkesan horror. Salah satu dari mereka menyebut-nyebut nama Macbeth (dengan sembarangan *oops), dan mengatakan bahwa mereka akan segera menemuinya. Then, who is Macbeth?

Macbeth adalah seorang kapten pasukan perang Scotland yang dikenal gagah berani, heroic dan telah memperoleh kemenangan yang gemilang dalam perang. Bahkan Duncan, Raja Scotland, memberikan penghargaannya terhadap Macbeth. Suatu hari, tiga mak lampir/nenek sihir/witches (terserah kalian nyamannya manggil apa), menemui Macbeth dan mengatakan kepadanya bahwa suatu hari nanti Ia akan menjadi Raja Scotland.

Seharusnya Macbeth tidak memperdulikan ramalan ketiga mak lampir itu. Tapi emang dasarnya manusia, yang haus jabatan dan kekuasaan, sehingga Ia terus saja memikirkan hal itu. Bahkan istri Macbeth yakni Lady Macbeth, mendorongnya untuk segera merebut posisi Raja, dan membujuknya untuk melakukan sesuatu yang keji demi mewujudkan ramalan itu menjadi kenyataan. Macbeth bimbang. Ia ingin menjadi Raja namun di sisi lain Ia tak ingin mengkhianati Duncan.

Dan setelah pergulatan dalam pikirannya memperoleh hasil, pembunuhan pun direncanakan. Bagi siapapun yang menghalangi keinginan Macbeth untuk naik takhta menjadi Raja atas Scotland, akan disingkirkannya (hahaha *ketawa sinis). Entah bagaimana, sosok Macbeth pun secara drastis berubah menjadi Iblis yang menyeramkan. Dari seorang kapten yang dihormati oleh kalangan bangsawan menjadi sosok berdarah dingin. Ia benar-benar terobsesi untuk menjadi Raja.

Lalu pada akhirnya, apakah Macbeth berhasil mewujudkan ramalan para mak lampir, yakni Ia menjadi seorang Raja? Sanggupkah Ia menanggung akibat dari setiap perbuatannya? Bagaimana akhir kisah dari tragedi ini? (baca kelanjutannya dalam teks drama “Macbeth”, di toko online, or toko buku terdekat anda 😋).

That’s It. Yup. Segitu doang review dramanya. Drama ini memang jauh lebih singkat dari pada drama lain yang ditulis oleh Shakespeare, seperti Othello (FYI: review drama ini udah saya post sebulan yang lalu), Hamlet, dan Romeo and Juliet. That’s why saya gak bisa kasih review terlalu panjang (takutnya spoiler buat kamu yang belum pernah baca/dengar/nonton drama ini). 

So, intinya, drama ini bercerita tentang kehausan akan kekuasaan dari tokoh Macbeth yang pada akhirnya membuat Ia menjadi seseorang yang menakutkan. Dibalik tragedi Macbeth, kisah ini sesungguhnya (for me), memberi pelajaran untuk tidak terpengaruh dengan bujukan/rayuan yang ditawarkan oleh dunia, yang terkadang tanpa sadar merubah kita menjadi sosok penuh ambisi, sehingga kita rela melakukan segala cara untuk mewujudkan ambisi kita, sekalipun itu dengan tindakan kejahatan. Hmm…So, be aware guys. Kalo ada ‘bisikan-bisikan setan’ yang mulai mempengaruhi kamu untuk jadi Evil, cepat kuatkan hati kamu untuk stay positive! 😊 

For your information, saya beli buku ini di toko Book & Beyond, BIP Bandung. Saya beruntung bisa dapat buku ini dengan terjemahan aslinya (bahasa Shakespeare yang khas), only Rp. 45.000., Dan meskipun udah baca teks naskah dari drama ini, saya selalu berharap bisa menonton langsung pertunjukan theater dari Macbeth– dan drama-drama karya Shakespeare lainnya. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s